Monday, May 16, 2011

SUJUD

[Mawi]
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup

Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud

[KRU]
Jika direnung kembali
Dari kehidupan
Pelbagai halangan kutempuh penuh cabaran
Tiada satupun ku hadapi dengan senang dan
Tiada satupun ku hadapi dengan tenang

Tapi ku bersyukur
Di saat ku murung
Ku musikkan dalam kedua telapak tangan
Semangat yang dah luntur
Harapan yang dah terkubur
Diberi arah tukku teruskan

[Mawi]
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup

Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud……

Hanya mampu sujud…..

[KRU]
Pernah kulihat mereka
Yang hilang segalanya
Insan yang tersayang
Atau harta benda
Pancaroba bencana juga malapetaka
Adalah sebahagian ujian dunia

Di sebalik kesusahan
Tidak letih mengerti erti kesenangan
Harusku akur dengan apa yang telah dikurnia
Barangkali esok semua berubah

Janganlah kita melupakanNya
Ketika langit cerah bersinar
Janganlah kita melupakanNya
Ketika langit mendung tak bercahaya

[Mawi]
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup

[KRU & Mawi]
Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud……

Hanya mampu sujud…..

[Mawi & KRU]

Thank You Allah

I was so far from you
Yet to me you were always so close
I wandered lost in the dark
I closed my eyes toward the signs
You put in my way
I walked everyday
Further and further away from you
Ooooo Allah, you brought me home
I thank You with every breath I take.

Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah.

I never thought about
All the things you have given to me
I never thanked you once
I was too proud to see the truth
And prostrate to you

Until I took the first step
And that’s when you opened the doors for me
Now Allah, I realized what I was missing
By being far from you.

Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah.

Allah, I wanna thank You
I wanna thank you for all the things that you’ve done
You’ve done for me through all my years I’ve been lost
You guided me from all the ways that were wrong
And did you give me hope

O Allah, I wanna thank you
I wanna thank You for all the things that you’ve done
You’ve done for me through all my years I’ve been lost
You guided me from all the ways that were wrong
I wanna thank You for bringing me home

Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah

[Maher Zain]

Hati Yang Rapuh

Di hati kulakarkan sebuah impian
Yang aku namakan harapan
Apabila kutentuka arah serta tujuan
Rela kuhadapi cabaran

Jalan ke puncak itu beronak dan berliku
Menyukarkan pendakianku
Namun tetap kugagahi hati yang rapuh ini
Demi hasrat yang suci

Aku sangkakan harapan selembut impian
Yang menguliti tidur insan
Kiranya kehidupan tidak sedemikian
Goyah hatiku oleh kenyataan

Tak harus kuturuti kelemahan diri
Tak daya bertahan diuji
Lalu aku mengumpulkan semula kekuatan
Berlandaskan keimanan...

[song: Rahimah Rahim]

First Love

Once in a while
You are in my mind
I think about the days that we had
And i dream that these would all come back to me
If only you knew every moment in time
Nothing goes on in my heart
Just like your memories
How I want here to be with you
Once more

You will always gonna be the one
And you should know
How I wish I could have never let you go
Come into my life again
Oh, don't say no
You will always gonna be the one in my life
So true, I believe i can never find
Somebody like you
my first love

Once in awhile
Your are in my dreams
I can feel the warmth of your embrace
And I pray that it will all come back to me
If only you knew every moment in time
Nothing goes on in my heart
Just like your memories
And how I want here to be with you
Once more
yah yah yah

You will always be inside my heart
And you should know
How I wish I could have never let you go
Come into my life again
Please don't say no
Now and forever you are still the one
In my heart
So true, I believe I could never find
Somebody like you
My first love
oh oh

You will always gonna be the one
And you should know
How I wish I could have never let you go
Come into my life again
Oh, don't say no
You will always gonna be the one
So true, I believe I could never find
Now and forever

[song: Utada Hikaru]

End of Love Story

15 Mei 2011 end of our love story...
Setelah hampir 44 hari menunggu, akhirnya... kedatangan keluarga En. Ahmad bin Suli ke rumah mak itam @ Setiawangsa Ahad, 15 Mei 2011 dan secara rasminya pertunangan antara Mohd. Redzuan & sy telah dibatalkan. Majlis perkahwinan yang dijadualkan pd 28 Mei 2011 ini dibatalkan juga.
Alhamdulillah, syukur pada Allah SWT. Sesungguhnya ujian dari Allah ini hanya utk makhluknya yg terpilih sahaja dan benar2 punya kekuatan utk menghadapinya. Sentiasa sabar, tabah, muhasabah diri, meneruskan sisa-sisa hidup yang tinggal, tidak akan pandang ke belakang dan tidak akan menangis lagi. Setiap yang berlaku ada rahmat dan hidayahnya di sebalik kejadian.
Back to normal me..
Sabarlah hati..

Tuesday, May 10, 2011

Renungan 5: Hubungan tindakan manusia dengan kehendak masyi'ah Allah

ALLAH SWT berfirman yang bermaksud:
Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat yang menjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya yang mengawas dan menjaganya (dari suatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada suatu kaum itu sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri) maka tiada siapa pun dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkannya itu dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripada-Nya. (Ar-Ra'd: 11)

Huraian:
Setiap manusia yang hidup di dunia ini sentiasa diawasi oleh malaikat-malaikat yang sentiasa mengawal pergerakan, perasaan dan emosi manusia. Allah sentiasa mengikuti jejak-jejak manusia dengan para malaikat mengawasi perubahan-perubahan yang dilakukan mereka terhadap diri dan keadaan hidup mereka.
Allah tidak akan mengubah sesuatu kemuliaan atau kehinaan melainkan apabila manusia itu sendiri mengubah perasaan, amalan-amalan dan realiti hidup mereka.
Itulah suatu hakikat yang meletakkan tanggungjawab yang berat ke atas manusia. Kehendak dan undang-undang Allah telah menetapkan bahawa masyi'ah Allah terhadap manusia adalah bergantung kepada tindakan mereka sendiri dan undang-undang Allah akan berlaku kepada mereka mengikut bagaimana cara mereka melayani undang-undang ini dengan tindak-tanduk mereka.
Nas ini cukup terang dan jelas mengenai hakikat ini. Nas ini juga bukti penghormatan Allah kepada manusia. Dalam pada itu, Allah SWT juga Maha berkuasa mengubah keadaan sesuatu kaum kepada keburukan kerana mereka mengubahkan keadaan diri mereka kepada keadaan yang lebih buruk lalu iradat ALlah bertindak menimpakan akibat yang buruk terhadap mereka.

[Sumber: Utusan Malaysia, Mega Agama m.s: 12; Selasa 10 Mei 2011]

Kasihnya ibu

Kasihnya ibu
Membawa ke syurga
Kasihnya saudara
Masa berada

Berkorban raga
Rela binasa
Berkorban nyawa
Tanda kasihnya

Kasihnya ayah
Sanggupkah berpisah
Dan kasih anaknya
Berkorban nyawa

Biar pun jiwa
Akan tersiksa
Ikhlas dan rela
Asal kau bahagia

[Sharifah Aini]
"Happy mother's day mom ~ angah sayang mak..."

Renungan 4: Tafsir Al-Quran (Surah Al-Isra' ayat 12-15)

[12]
Dan Kami jadikan malam dan siang itu dua tanda (yang membuktikan kekuasaan kami), maka Kami hapuskan tanda malam itu (sehingga menjadi gelap-gelita), dan Kami jadikan tanda siang itu terang-benderang supaya kamu mudah mencari rezeki dari limpah kurnia Tuhan kamu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan hitungan hisab (bulan dan hari); dan (ingatlah) tiap-tiap sesuatu (yang kamu perlukan untuk dunia dan ugama kamu), Kami telah menerangkannya satu persatu (dalam Al-Quran) dengan sejelas-jelasnya.
[13]
Dan tiap-tiap seorang manusia Kami kalongkan bahagian nasibnya di lehernya, dan pada hari kiamat kelak Kami akan keluarkan kepadanya kitab (suratan amalnya) yang akan didapatinya terbuka (untuk di tatapnya).
[14]
(Lalu Kami perintahkan kepadanya): “Bacalah Kitab (suratan amalmu), cukuplah engkau sendiri pada hari ini menjadi penghitung terhadap dirimu (tentang segala yang telah engkau lakukan)”.
[15]
Sesiapa yang beroleh hidayah petunjuk (menurut panduan Al-Quran), maka sesungguhnya faedah petunjuk yang didapatinya itu hanya terpulang kepada dirinya sendiri, dan sesiapa yang sesat maka sesungguhnya kesan buruk kesesatannya hanya ditanggung oleh dirinya juga. Dan seseorang yang boleh memikul, tidak akan memikul dosa perbuatan orang lain (bahkan dosa usahanya sahaja). Dan tiadalah Kami mengazabkan sesiapapun sebelum Kami mengutuskan seorang Rasul (untuk menerangkan yang benar dan yang salah).

Quote of a day: Forgiveness

I can forgive, but I cannot forget, is only another way of saying, I will not forgive. Forgiveness ought to be like a cancelled note - torn in two, and burned up, so that it never can be shown against one. ~Henry Ward Beecher


Forgiving is rediscovering the shining path of peace that at first you thought others took away when they betrayed you. ~Dodinsky


Forgiveness is the fragrance the violet sheds on the heel that has crushed it. ~Mark Twain

Andai ini sudah takdirku..

Andai ini sudah takdirku..
akan aku sabar & tabah menghadapi hari-hari akan datang.
sebulan sudah perpisahan ini, pergilah sedih... pergi jauh-jauh.
letih mengenang, sakit yg panjang...

Ya Allah, ampunkahlah dosa-dosaku. Berikanlah ketenangan di hati ini.
jangan ada kebencian & kemarahan. Berilah petunjuk dan hidayah kepada mereka-mereka yang menzalimi & menganiyai orang lain. Sesungguhnya aku insan yg lemah, tiada dayaku untuk menghadapi semua ujianmu ya Allah. Terima kasih kerana memberi peluang untukku bernafas & hidup beramal ibadah sujud padamu..syukur alhamdulillah. Aku redha, aku pasrah.. dan aku akan teruskan hidupku dgn penuh keceriaan & kebahagiaan..inshaAllah. Amin ya rob..

Wednesday, May 04, 2011

Renungan 3: Tafsir Al-Quran (Surah Al-Imran ayat 177-180)

[177]
Sesungguhnya orang-orang yang membeli (memilih) kufur dengan meninggalkan iman tidak sekali-kali mereka akan dapat mendatangkan mudarat kepada Allah sedikitpun, dan mereka pula beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
[178]
Dan jangan sekali-kali orang-orang kafir menyangka bahawa Kami membiarkan (mereka hidup lama) itu baik bagi diri mereka; kerana sesungguhnya Kami biarkan mereka hanyalah supaya mereka bertambah dosa (di dunia), dan mereka pula beroleh azab seksa yang menghina (di akhirat kelak).
[179]
Allah tidak sekali-kali akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan yang kamu ada seorang (bercampur aduk mukmin dan munafik, bahkan Ia tetap menguji kamu) sehingga Ia memisahkan yang buruk (manufik) daripada yang baik (beriman). Dan Allah tidak sekali-kali akan memperlihatkan kepada kamu perkara-perkara yang Ghaib akan tetapi Allah memilih dari RasulNya sesiapa yang dikehendakiNya (untuk memperlihatkan kepadanya perkara-perkara yang Ghaib). Oleh itu berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-rasulNya; dan kamu beriman dan bertaqwa, maka kamu akan beroleh pahala yang besar.
[180]
Dan jangan sekali-kali orang-orang yang bakhil dengan harta benda yang telah dikurniakan Allah kepada mereka dari kemurahanNya – menyangka bahawa keadaan bakhilnya itu baik bagi mereka. Bahkan ia adalah buruk bagi mereka. Mereka akan dikalongkan (diseksa) dengan apa yang mereka bakhilkan itu pada hari kiamat kelak. Dan bagi Allah jualah hak milik segala warisan (isi) langit dan bumi. Dan (ingatlah), Allah Maha Mengetahui dengan mendalam akan segala yang kamu kerjakan. (mukjizat) yang nyata dan dengan (korban) yang katakan, maka membunuh mereka, jika kamu orang-orang yang benar (dalam apa yang kamu dakwakan itu)?”

Renungan 2: Tafsir Al-Quran (Surah Al-Baqarah ayat 128)

“Wahai Tuhan kami! Jadikanlah kami berdua: orang-orang Islam (yang berserah diri) kepadaMu, dan jadikanlah daripada keturunan kami: umat Islam (yang berserah diri) kepadamu, dan tunjukkanlah kepada kami syariat dan cara-cara ibadat kami, dan terimalah taubat kami; sesungguhnya Engkaulah Maha Penerima taubat, lagi Maha Mengasihani;

Renungan 1: Tafsir Al-Quran (Surah Ta-Ha ayat 127 - 135)

[127]
Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak beriman kepada ayat-ayat keterangan Tuhannya; dan demi sesungguhnya azab akhirat itu lebih berat dan lebih kekal.
[128]
Adakah tersembunyi serta belum jelas lagi kepada mereka: berapa banyak Kami telah binasakan dari kamu-kaum yang terdahulu daripada mereka, sedang mereka sekarang berulang-alik melalui tempat-tempat tinggal kaum-kaum itu? Sesungguhnya pada yang demikian ada tanda-tanda (untuk mengambil iktibar) bagi orang-orang yang berakal fikiran.
[129]
Dan jika tidaklah kerana telah terdahulu Kalimah Tuhanmu (wahai Muhammad), dan satu tempoh yang ditentukan nescaya balasan jenayah mereka sudah semestinya berlaku.
[130]
Oleh itu, bersabarlah engkau (wahai Muhammad) akan apa yang mereka katakan, dan beribadatlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenamnya; dan beribadatlah pada saat-saat dari waktu malam dan pada sebelah-sebelah siang; supaya engkau reda (dengan mendapat sebaik-baik balasan).
[131]
Dan janganlah engkau menujukan pandangan kedua matamu dengan keinginan kepada apa yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka yang kafir itu menikmatinya, yang merupakan keindahan kehidupan dunia ini, untuk Kami menguji mereka padanya; sedang limpah kurnia Tuhanmu di akhirat lebih baik dan lebih kekal.
[132]
Dan perintahkanlah keluargamu serta umatmu mengerjakan sembahyang, dan hendaklah engkau tekun bersabar menunaikannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, (bahkan) Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan (ingatlah) kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaqwa.
[133]
Dan mereka yang kafir berkata: “Mengapa ia tidak membawa kepada kami satu tanda mukjizat dari Tuhannya yang membuktikan kebenarannya?” Bukankah telah datang kepada mereka berbagai-bagai keterangan dan khasnya Al-Quran yang menjadi kenyataan yang menerangkan apa yang terkandung dalam Kitab-kitab yang dahulu?
[134]
Dan sekiranya Kami binasakan mereka dengan sesuatu azab sebelum datangnya Rasul Kami membawa Al-Quran ini, tentulah mereka akan berkata pada hari kiamat: “Wahai Tuhan Kami! Mengapa Engkau tidak mengutuskan kepada kami seorang Rasul supaya kami menurut ayat-ayat keteranganMu yang dibawanya, sebelum kami menjadi hina (dengan azab di dunia), dan mendapat malu (dengan azab di akhirat)?”
[135]
Katakanlah (wahai Muhammad): “Tiap-tiap seorang (di antara kita) sedang menunggu; maka tunggulah kamu! Kemudian kamu akan mengetahui kelak siapakah orang-orang yang berada atas jalan yang lurus, dan juga siapa yang mendapat petunjuk”.

Patience..

Tuesday, May 03, 2011

Semangat Yang Hilang

Tidak engkau seorang
Juang hingga titisan
Rempuh tak berharapan

Nanti aku di sana
Di ufuk pemikiran
Lalu menghayatinya

Kita laksanakan
Mata hati yang damai
Di sana kejujuran

Semarak impian segunung harap dipulang
Usahlah diragukan keupayaan sendiri
Hati yang membara mengikutkan kata-kata
Jawapannya di sini
Semangat kita yang hilang
Oh kita cari pulang

Malu bertanya kawan
Sesat cari jalan pulang
Biar ia berkesan
Di lubuk hati terbenam

[song: Wings]

Road to Success

Perjalanan Hidup

Aku yang masih di perjalanan hidup ini
Begitu lama berlegar di persimpangan dunia
Menempuh jarak dan titian
Rimba dan lautan
Mencari sesuatu yang abadi

Aku yang masih di perhentian hidup ini
Begitu jauh mengembara ke serata dunia
Mengejar siang dan malam
Surut dan pasang
Mencari suatu kebebasan
Mencari sesuatu kedamaian

* Di mana berakhirnya
Perjalanan ku ini
Esok dan lusa bukan milik ku
Oh tuhan ku
Lindungilah hamba mu yang hina ini
Aku setia hanya pada mu
Oh tuhan ku

Ulang *

Aku setia hanya pada mu
Aku setia hanya pada mu…

[song: Ramli Sarip]

Menghitung Hari

Menghitung hari,
detik demi detik,
masa ku nanti apa ‘kan ada
Jalan cerita,
kisah yang panjang,
menghitung hari


Padamkan saja,
kobar asmaramu,
jika putih itu tak ‘kan ada
Yang aku minta,
tulus hatimu,
bukan puitis


Pergi saja, cintamu pergi,
bilang saja, pada semua
Biar semua, tahu adanya,
diriku kini sendiri...

[song: Kris Dayanti]

Life is..

Kisah zaman Rasulullah: Antara Sabar & Mengeluh

Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya. “Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu,tidak lain kerana itu pasti kerana tidak pernah risau dan bersedih hati.” Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, “Apakah katamu hai saudaraku ? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan luka hati kerana risau, dan seorang pun yang menyekutuinya aku dalam hal ini.” Abu Hassan bertanya, “Bagaimana hal yang merisaukanmu?” Wanita itu menjawab, “Pada suatu hari ketika suamiku sedang menyembelih kambing korban, dan pada aku mempunyai dua orang anak yang sudah boleh bermain dan yang satu masih menyusu, dan ketika aku bangun untuk membuat makanan, tiba-tiba anakku yang agak besar berkata pada adiknya, “Hai adikku, sukakah aku tunjukkan padamu bagaimana ayah menyembelih kambing ?” Jawab adiknya, “Baiklah kalau begitu ?” Lalu disuruh adiknya baring dan disembelihkannya leher adiknya itu. Kemudian dia merasa ketakutan setelah melihat darah memancut keluar dan lari ke bukit yang mana di sana ia dimakan oleh serigala, lalu ayahnya pergi mencari anaknya itu sehingga mati kehausan dan ketika aku letakkan bayiku untuk keluar mencari suamiku, tiba-tiba bayiku merangkak menuju ke periuk yang berisi air panas, ditariknya periuk tersebut dan tumpahlah air panas terkena ke badannya habis melecur kulit badannya. Berita ini terdengar kepada anakku yang telah berkahwin dan tinggal di daerah lain, maka ia jatuh pengsan hingga sampai menuju ajalnya. Dan kini aku tinggal sebatang kara di antara mereka semua.” Lalu Abul Hassan bertanya, “Bagaimanakah kesabaranmu menghadapi semua musibah yang sangat hebat itu ?” Wanita itu menjawab, “Tiada seorang pun yang dapat membezakan antara sabar dengan mengeluh melainkan ia menemukan di antara keduanya ada jalan yang berzeda. Adapun sabar dengan memperbaiki yang lahir, maka hal itu baik dan terpuji akibatnya. Dan adapun mengeluh, maka orangnya tidak mendapat ganti yakni sia-sia belaka.” Demikianlah cerita di atas, satu cerita yang dapat dijadikan tauladan di mana kesabaran sangat digalakkan oleh agama dan harus dimiliki oleh setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah dalam setiap terkena musibah dan dugaan dari Allah. Kerana itu Rasulullah s.a.w bersabda dalam firman Allah dalam sebuah hadith Qudsi,: ” Tidak ada balasan bagi hamba-Ku yang Mukmin, jika Aku ambil kekasihnya dari ahli dunia kemudian ia sabar, melainkan syurga baginya.” Begitu juga mengeluh. Perbuatan ini sangat dikutuk oleh agama dan hukumnya haram. Kerana itu Rasulullah s.a.w bersabda,: ” Tiga macam daripada tanda kekafiran terhadap Allah, merobek baju, mengeluh dan menghina nasab orang.” Dan sabdanya pula, ” Mengeluh itu termasuk kebiasaan Jahiliyyah, dan orang yang mengeluh, jika ia mati sebelum taubat, maka Allah akan memotongnya bagi pakaian dari wap api neraka.” (Riwayat oleh Imam Majah) Semoga kita dijadikan sebagai hamba Tuhan yang sabar dalam menghadapi segala musibah..inshaAllah.
[source: marufclub.com]

Sabar itu indah...

Renungilah firman ALLAH Taala dalam surah Al-Ma'arij-5:
Ertinya: Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.

Ada ketikanya kamu tertanya-tanya di dalam hatimu,
apakah keindahan yang terdapat di dalam sifat sabar itu?
Ia adalah keindahan jiwa yang tenang dan reda kepada
ALLAH...yang meyakini bahawa ia tidak memiliki sedikitpun
kekuatan...kerana segala sesuatunya berada di tangan
ALLAH...DIA pemilik segala sesuatu dan selainnya adalah
milikNya. Makhluk tidak mampu menolak dengan apa yang
telah ditentukan ALLAH.Dengan itu hati menjadi sabar,
tenang tanpa berkeluh kesah,bersedih apatah lagi bersu-
sah hati.

Bersabar atas kejadian yang menimpa itu indah
Sabar bermanfaat bagi kaum yang ditimpa kepedihan
Sabar sebagai sandaran ketika ditimpa musibah
Bila kamu ditimpa kesusahan sepanjang waktu

Manusia yang sabar akan dipenuhi keperluannya
Dia menuju pintu kebahagian
Kebaikan ada dalam kesabaran
Kesabaran pasti membuahkan hasil pahala

[source: tazkirahs.blogspot]

After a while...

aku masih di sini...

meneruskan sisa2 hidup, terus tabah & sabar....