Wednesday, June 08, 2011

Memoir Mac - Mei 2011

these are few pictures yg tk sempat aku upload & bercerita. Just make it short k!

a) Wedding uncle Shahrul, anak Tok Alang yg bongsu sekali. To cousins yg tk pegi, sila la tgk makcik baru kita ni, org Parit Buntar, Perak.





b) Newly baby born on Mei 2011, anak Pn. Sharifah Nur Intan. Teringat kt Dhirar & Khaula..


c) Guess who? baby Farah (x-uppk). Terserempak dgn diaorg kt Pst Ksihtn Mahasiswa. Comel bah! putih mcm mak & ayah dia.



c) X-Jengka. Jumpa kak sah di Marriot, Putrajaya April 2011. Congrats baz & Julz [both dpt cabutan bertuah, BML & bracelet Habib J u... klas!!]




d) Happy birthday papa (pak long) on 1 Mei. We all celebrate kt umah Mak Niah @ Ampang.

Friday, June 03, 2011

Hingga Akhir Nafasku

Berikanlah aku
Sesuatu yang meyakinkan
Sesuatu yang takkan hilang
Yang terbaik untuk diriku
Tuk hidupku

Hulurkan tangan mu
Berikan ku keyakinan
Hingga akhir nafasku
Bila sampainya waktu
Terindah

Hingga akhir nanti
Ku hargai semua ini
Yang terindah
Yang tercipta
Dalam hidupku
Kisah hidup ini
Hingga ke akhir nafasku
Kan menjadi sejarah
Dalam hidupku

Takkan kau fahami
Apa yang tersirat di hati
Masa pantas berlalu pergi
Kenangan kan tetap di hati
Di hargai

Suatu hari nanti
Detik waktu kan terhenti
Hingga akhir nafasku
Bila sampai nya waktu terindah..

[Muzzy ~ OST Asmara2]

Beribu Sesalan

Ku susuri malam ini
Yang tidak berbintang sunyi sepi
Juga rembulan dah menghilang
Dalam kelam ku sendiri

Ku mencari hembus bayu
Yang selalu berbisik madah rindu
Kini membisu dalam sayu
Tidak ku temu suaramu

Kekasihku di jalanan yang berliku
Di saat ku perlukanmu
Tertutup jua segalanya terhadapmu
Di sini ku tersedu-sedu

Setelah cinta pergi
Ku mengusung duka ini diiringi
Kisah janji dimungkiri lagi

Kekasihku di jalanan yang berliku
Di saat ku perlukanmu
Tertutup jua segalanya terhadapmu
Di sini ku tersedu-sedu

Setelah cinta pergi
Ku mengusung duka ini
Diiringi

Kisah janji
Dimungkiri
Dimungkiri

Sia-sia ku
Mencintaimu
Setia padamu
Percayakanmu

Sebak dadaku
Retak hatiku
Luka jiwaku
Dihiris pilu

Sia-siaku
Mencintaimu
Setia padamu
Percayakanmu

Sebak dadaku
Retak hatiku
Luka jiwaku
Dihiris pilu

Beribu sesalanku...
[Ning, Jaclyn & Shila H]

Monday, May 16, 2011

SUJUD

[Mawi]
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup

Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud

[KRU]
Jika direnung kembali
Dari kehidupan
Pelbagai halangan kutempuh penuh cabaran
Tiada satupun ku hadapi dengan senang dan
Tiada satupun ku hadapi dengan tenang

Tapi ku bersyukur
Di saat ku murung
Ku musikkan dalam kedua telapak tangan
Semangat yang dah luntur
Harapan yang dah terkubur
Diberi arah tukku teruskan

[Mawi]
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup

Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud……

Hanya mampu sujud…..

[KRU]
Pernah kulihat mereka
Yang hilang segalanya
Insan yang tersayang
Atau harta benda
Pancaroba bencana juga malapetaka
Adalah sebahagian ujian dunia

Di sebalik kesusahan
Tidak letih mengerti erti kesenangan
Harusku akur dengan apa yang telah dikurnia
Barangkali esok semua berubah

Janganlah kita melupakanNya
Ketika langit cerah bersinar
Janganlah kita melupakanNya
Ketika langit mendung tak bercahaya

[Mawi]
Bila dilanda musibah
Hati tabah mula rebah
Jangan biarkan dugaan
Rapuhkan pedoman hidup

[KRU & Mawi]
Andai waktu itu tiba
Semaikan sifat bersabar
Hanya Dia saja menentu
Dan kita hanya mampu sujud……

Hanya mampu sujud…..

[Mawi & KRU]

Thank You Allah

I was so far from you
Yet to me you were always so close
I wandered lost in the dark
I closed my eyes toward the signs
You put in my way
I walked everyday
Further and further away from you
Ooooo Allah, you brought me home
I thank You with every breath I take.

Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah.

I never thought about
All the things you have given to me
I never thanked you once
I was too proud to see the truth
And prostrate to you

Until I took the first step
And that’s when you opened the doors for me
Now Allah, I realized what I was missing
By being far from you.

Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah.

Allah, I wanna thank You
I wanna thank you for all the things that you’ve done
You’ve done for me through all my years I’ve been lost
You guided me from all the ways that were wrong
And did you give me hope

O Allah, I wanna thank you
I wanna thank You for all the things that you’ve done
You’ve done for me through all my years I’ve been lost
You guided me from all the ways that were wrong
I wanna thank You for bringing me home

Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah
Alhamdulillah, Elhamdulillah
All praises to Allah, All praises to Allah

[Maher Zain]

Hati Yang Rapuh

Di hati kulakarkan sebuah impian
Yang aku namakan harapan
Apabila kutentuka arah serta tujuan
Rela kuhadapi cabaran

Jalan ke puncak itu beronak dan berliku
Menyukarkan pendakianku
Namun tetap kugagahi hati yang rapuh ini
Demi hasrat yang suci

Aku sangkakan harapan selembut impian
Yang menguliti tidur insan
Kiranya kehidupan tidak sedemikian
Goyah hatiku oleh kenyataan

Tak harus kuturuti kelemahan diri
Tak daya bertahan diuji
Lalu aku mengumpulkan semula kekuatan
Berlandaskan keimanan...

[song: Rahimah Rahim]

First Love

Once in a while
You are in my mind
I think about the days that we had
And i dream that these would all come back to me
If only you knew every moment in time
Nothing goes on in my heart
Just like your memories
How I want here to be with you
Once more

You will always gonna be the one
And you should know
How I wish I could have never let you go
Come into my life again
Oh, don't say no
You will always gonna be the one in my life
So true, I believe i can never find
Somebody like you
my first love

Once in awhile
Your are in my dreams
I can feel the warmth of your embrace
And I pray that it will all come back to me
If only you knew every moment in time
Nothing goes on in my heart
Just like your memories
And how I want here to be with you
Once more
yah yah yah

You will always be inside my heart
And you should know
How I wish I could have never let you go
Come into my life again
Please don't say no
Now and forever you are still the one
In my heart
So true, I believe I could never find
Somebody like you
My first love
oh oh

You will always gonna be the one
And you should know
How I wish I could have never let you go
Come into my life again
Oh, don't say no
You will always gonna be the one
So true, I believe I could never find
Now and forever

[song: Utada Hikaru]

End of Love Story

15 Mei 2011 end of our love story...
Setelah hampir 44 hari menunggu, akhirnya... kedatangan keluarga En. Ahmad bin Suli ke rumah mak itam @ Setiawangsa Ahad, 15 Mei 2011 dan secara rasminya pertunangan antara Mohd. Redzuan & sy telah dibatalkan. Majlis perkahwinan yang dijadualkan pd 28 Mei 2011 ini dibatalkan juga.
Alhamdulillah, syukur pada Allah SWT. Sesungguhnya ujian dari Allah ini hanya utk makhluknya yg terpilih sahaja dan benar2 punya kekuatan utk menghadapinya. Sentiasa sabar, tabah, muhasabah diri, meneruskan sisa-sisa hidup yang tinggal, tidak akan pandang ke belakang dan tidak akan menangis lagi. Setiap yang berlaku ada rahmat dan hidayahnya di sebalik kejadian.
Back to normal me..
Sabarlah hati..

Tuesday, May 10, 2011

Renungan 5: Hubungan tindakan manusia dengan kehendak masyi'ah Allah

ALLAH SWT berfirman yang bermaksud:
Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat yang menjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya yang mengawas dan menjaganya (dari suatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada suatu kaum itu sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri) maka tiada siapa pun dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkannya itu dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripada-Nya. (Ar-Ra'd: 11)

Huraian:
Setiap manusia yang hidup di dunia ini sentiasa diawasi oleh malaikat-malaikat yang sentiasa mengawal pergerakan, perasaan dan emosi manusia. Allah sentiasa mengikuti jejak-jejak manusia dengan para malaikat mengawasi perubahan-perubahan yang dilakukan mereka terhadap diri dan keadaan hidup mereka.
Allah tidak akan mengubah sesuatu kemuliaan atau kehinaan melainkan apabila manusia itu sendiri mengubah perasaan, amalan-amalan dan realiti hidup mereka.
Itulah suatu hakikat yang meletakkan tanggungjawab yang berat ke atas manusia. Kehendak dan undang-undang Allah telah menetapkan bahawa masyi'ah Allah terhadap manusia adalah bergantung kepada tindakan mereka sendiri dan undang-undang Allah akan berlaku kepada mereka mengikut bagaimana cara mereka melayani undang-undang ini dengan tindak-tanduk mereka.
Nas ini cukup terang dan jelas mengenai hakikat ini. Nas ini juga bukti penghormatan Allah kepada manusia. Dalam pada itu, Allah SWT juga Maha berkuasa mengubah keadaan sesuatu kaum kepada keburukan kerana mereka mengubahkan keadaan diri mereka kepada keadaan yang lebih buruk lalu iradat ALlah bertindak menimpakan akibat yang buruk terhadap mereka.

[Sumber: Utusan Malaysia, Mega Agama m.s: 12; Selasa 10 Mei 2011]

Kasihnya ibu

Kasihnya ibu
Membawa ke syurga
Kasihnya saudara
Masa berada

Berkorban raga
Rela binasa
Berkorban nyawa
Tanda kasihnya

Kasihnya ayah
Sanggupkah berpisah
Dan kasih anaknya
Berkorban nyawa

Biar pun jiwa
Akan tersiksa
Ikhlas dan rela
Asal kau bahagia

[Sharifah Aini]
"Happy mother's day mom ~ angah sayang mak..."

Renungan 4: Tafsir Al-Quran (Surah Al-Isra' ayat 12-15)

[12]
Dan Kami jadikan malam dan siang itu dua tanda (yang membuktikan kekuasaan kami), maka Kami hapuskan tanda malam itu (sehingga menjadi gelap-gelita), dan Kami jadikan tanda siang itu terang-benderang supaya kamu mudah mencari rezeki dari limpah kurnia Tuhan kamu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan hitungan hisab (bulan dan hari); dan (ingatlah) tiap-tiap sesuatu (yang kamu perlukan untuk dunia dan ugama kamu), Kami telah menerangkannya satu persatu (dalam Al-Quran) dengan sejelas-jelasnya.
[13]
Dan tiap-tiap seorang manusia Kami kalongkan bahagian nasibnya di lehernya, dan pada hari kiamat kelak Kami akan keluarkan kepadanya kitab (suratan amalnya) yang akan didapatinya terbuka (untuk di tatapnya).
[14]
(Lalu Kami perintahkan kepadanya): “Bacalah Kitab (suratan amalmu), cukuplah engkau sendiri pada hari ini menjadi penghitung terhadap dirimu (tentang segala yang telah engkau lakukan)”.
[15]
Sesiapa yang beroleh hidayah petunjuk (menurut panduan Al-Quran), maka sesungguhnya faedah petunjuk yang didapatinya itu hanya terpulang kepada dirinya sendiri, dan sesiapa yang sesat maka sesungguhnya kesan buruk kesesatannya hanya ditanggung oleh dirinya juga. Dan seseorang yang boleh memikul, tidak akan memikul dosa perbuatan orang lain (bahkan dosa usahanya sahaja). Dan tiadalah Kami mengazabkan sesiapapun sebelum Kami mengutuskan seorang Rasul (untuk menerangkan yang benar dan yang salah).

Quote of a day: Forgiveness

I can forgive, but I cannot forget, is only another way of saying, I will not forgive. Forgiveness ought to be like a cancelled note - torn in two, and burned up, so that it never can be shown against one. ~Henry Ward Beecher


Forgiving is rediscovering the shining path of peace that at first you thought others took away when they betrayed you. ~Dodinsky


Forgiveness is the fragrance the violet sheds on the heel that has crushed it. ~Mark Twain

Andai ini sudah takdirku..

Andai ini sudah takdirku..
akan aku sabar & tabah menghadapi hari-hari akan datang.
sebulan sudah perpisahan ini, pergilah sedih... pergi jauh-jauh.
letih mengenang, sakit yg panjang...

Ya Allah, ampunkahlah dosa-dosaku. Berikanlah ketenangan di hati ini.
jangan ada kebencian & kemarahan. Berilah petunjuk dan hidayah kepada mereka-mereka yang menzalimi & menganiyai orang lain. Sesungguhnya aku insan yg lemah, tiada dayaku untuk menghadapi semua ujianmu ya Allah. Terima kasih kerana memberi peluang untukku bernafas & hidup beramal ibadah sujud padamu..syukur alhamdulillah. Aku redha, aku pasrah.. dan aku akan teruskan hidupku dgn penuh keceriaan & kebahagiaan..inshaAllah. Amin ya rob..

Wednesday, May 04, 2011

Renungan 3: Tafsir Al-Quran (Surah Al-Imran ayat 177-180)

[177]
Sesungguhnya orang-orang yang membeli (memilih) kufur dengan meninggalkan iman tidak sekali-kali mereka akan dapat mendatangkan mudarat kepada Allah sedikitpun, dan mereka pula beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
[178]
Dan jangan sekali-kali orang-orang kafir menyangka bahawa Kami membiarkan (mereka hidup lama) itu baik bagi diri mereka; kerana sesungguhnya Kami biarkan mereka hanyalah supaya mereka bertambah dosa (di dunia), dan mereka pula beroleh azab seksa yang menghina (di akhirat kelak).
[179]
Allah tidak sekali-kali akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan yang kamu ada seorang (bercampur aduk mukmin dan munafik, bahkan Ia tetap menguji kamu) sehingga Ia memisahkan yang buruk (manufik) daripada yang baik (beriman). Dan Allah tidak sekali-kali akan memperlihatkan kepada kamu perkara-perkara yang Ghaib akan tetapi Allah memilih dari RasulNya sesiapa yang dikehendakiNya (untuk memperlihatkan kepadanya perkara-perkara yang Ghaib). Oleh itu berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-rasulNya; dan kamu beriman dan bertaqwa, maka kamu akan beroleh pahala yang besar.
[180]
Dan jangan sekali-kali orang-orang yang bakhil dengan harta benda yang telah dikurniakan Allah kepada mereka dari kemurahanNya – menyangka bahawa keadaan bakhilnya itu baik bagi mereka. Bahkan ia adalah buruk bagi mereka. Mereka akan dikalongkan (diseksa) dengan apa yang mereka bakhilkan itu pada hari kiamat kelak. Dan bagi Allah jualah hak milik segala warisan (isi) langit dan bumi. Dan (ingatlah), Allah Maha Mengetahui dengan mendalam akan segala yang kamu kerjakan. (mukjizat) yang nyata dan dengan (korban) yang katakan, maka membunuh mereka, jika kamu orang-orang yang benar (dalam apa yang kamu dakwakan itu)?”

Renungan 2: Tafsir Al-Quran (Surah Al-Baqarah ayat 128)

“Wahai Tuhan kami! Jadikanlah kami berdua: orang-orang Islam (yang berserah diri) kepadaMu, dan jadikanlah daripada keturunan kami: umat Islam (yang berserah diri) kepadamu, dan tunjukkanlah kepada kami syariat dan cara-cara ibadat kami, dan terimalah taubat kami; sesungguhnya Engkaulah Maha Penerima taubat, lagi Maha Mengasihani;

Renungan 1: Tafsir Al-Quran (Surah Ta-Ha ayat 127 - 135)

[127]
Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak beriman kepada ayat-ayat keterangan Tuhannya; dan demi sesungguhnya azab akhirat itu lebih berat dan lebih kekal.
[128]
Adakah tersembunyi serta belum jelas lagi kepada mereka: berapa banyak Kami telah binasakan dari kamu-kaum yang terdahulu daripada mereka, sedang mereka sekarang berulang-alik melalui tempat-tempat tinggal kaum-kaum itu? Sesungguhnya pada yang demikian ada tanda-tanda (untuk mengambil iktibar) bagi orang-orang yang berakal fikiran.
[129]
Dan jika tidaklah kerana telah terdahulu Kalimah Tuhanmu (wahai Muhammad), dan satu tempoh yang ditentukan nescaya balasan jenayah mereka sudah semestinya berlaku.
[130]
Oleh itu, bersabarlah engkau (wahai Muhammad) akan apa yang mereka katakan, dan beribadatlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenamnya; dan beribadatlah pada saat-saat dari waktu malam dan pada sebelah-sebelah siang; supaya engkau reda (dengan mendapat sebaik-baik balasan).
[131]
Dan janganlah engkau menujukan pandangan kedua matamu dengan keinginan kepada apa yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka yang kafir itu menikmatinya, yang merupakan keindahan kehidupan dunia ini, untuk Kami menguji mereka padanya; sedang limpah kurnia Tuhanmu di akhirat lebih baik dan lebih kekal.
[132]
Dan perintahkanlah keluargamu serta umatmu mengerjakan sembahyang, dan hendaklah engkau tekun bersabar menunaikannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, (bahkan) Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan (ingatlah) kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaqwa.
[133]
Dan mereka yang kafir berkata: “Mengapa ia tidak membawa kepada kami satu tanda mukjizat dari Tuhannya yang membuktikan kebenarannya?” Bukankah telah datang kepada mereka berbagai-bagai keterangan dan khasnya Al-Quran yang menjadi kenyataan yang menerangkan apa yang terkandung dalam Kitab-kitab yang dahulu?
[134]
Dan sekiranya Kami binasakan mereka dengan sesuatu azab sebelum datangnya Rasul Kami membawa Al-Quran ini, tentulah mereka akan berkata pada hari kiamat: “Wahai Tuhan Kami! Mengapa Engkau tidak mengutuskan kepada kami seorang Rasul supaya kami menurut ayat-ayat keteranganMu yang dibawanya, sebelum kami menjadi hina (dengan azab di dunia), dan mendapat malu (dengan azab di akhirat)?”
[135]
Katakanlah (wahai Muhammad): “Tiap-tiap seorang (di antara kita) sedang menunggu; maka tunggulah kamu! Kemudian kamu akan mengetahui kelak siapakah orang-orang yang berada atas jalan yang lurus, dan juga siapa yang mendapat petunjuk”.

Patience..

Tuesday, May 03, 2011

Semangat Yang Hilang

Tidak engkau seorang
Juang hingga titisan
Rempuh tak berharapan

Nanti aku di sana
Di ufuk pemikiran
Lalu menghayatinya

Kita laksanakan
Mata hati yang damai
Di sana kejujuran

Semarak impian segunung harap dipulang
Usahlah diragukan keupayaan sendiri
Hati yang membara mengikutkan kata-kata
Jawapannya di sini
Semangat kita yang hilang
Oh kita cari pulang

Malu bertanya kawan
Sesat cari jalan pulang
Biar ia berkesan
Di lubuk hati terbenam

[song: Wings]

Road to Success

Perjalanan Hidup

Aku yang masih di perjalanan hidup ini
Begitu lama berlegar di persimpangan dunia
Menempuh jarak dan titian
Rimba dan lautan
Mencari sesuatu yang abadi

Aku yang masih di perhentian hidup ini
Begitu jauh mengembara ke serata dunia
Mengejar siang dan malam
Surut dan pasang
Mencari suatu kebebasan
Mencari sesuatu kedamaian

* Di mana berakhirnya
Perjalanan ku ini
Esok dan lusa bukan milik ku
Oh tuhan ku
Lindungilah hamba mu yang hina ini
Aku setia hanya pada mu
Oh tuhan ku

Ulang *

Aku setia hanya pada mu
Aku setia hanya pada mu…

[song: Ramli Sarip]

Menghitung Hari

Menghitung hari,
detik demi detik,
masa ku nanti apa ‘kan ada
Jalan cerita,
kisah yang panjang,
menghitung hari


Padamkan saja,
kobar asmaramu,
jika putih itu tak ‘kan ada
Yang aku minta,
tulus hatimu,
bukan puitis


Pergi saja, cintamu pergi,
bilang saja, pada semua
Biar semua, tahu adanya,
diriku kini sendiri...

[song: Kris Dayanti]

Life is..

Kisah zaman Rasulullah: Antara Sabar & Mengeluh

Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya. “Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu,tidak lain kerana itu pasti kerana tidak pernah risau dan bersedih hati.” Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, “Apakah katamu hai saudaraku ? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan luka hati kerana risau, dan seorang pun yang menyekutuinya aku dalam hal ini.” Abu Hassan bertanya, “Bagaimana hal yang merisaukanmu?” Wanita itu menjawab, “Pada suatu hari ketika suamiku sedang menyembelih kambing korban, dan pada aku mempunyai dua orang anak yang sudah boleh bermain dan yang satu masih menyusu, dan ketika aku bangun untuk membuat makanan, tiba-tiba anakku yang agak besar berkata pada adiknya, “Hai adikku, sukakah aku tunjukkan padamu bagaimana ayah menyembelih kambing ?” Jawab adiknya, “Baiklah kalau begitu ?” Lalu disuruh adiknya baring dan disembelihkannya leher adiknya itu. Kemudian dia merasa ketakutan setelah melihat darah memancut keluar dan lari ke bukit yang mana di sana ia dimakan oleh serigala, lalu ayahnya pergi mencari anaknya itu sehingga mati kehausan dan ketika aku letakkan bayiku untuk keluar mencari suamiku, tiba-tiba bayiku merangkak menuju ke periuk yang berisi air panas, ditariknya periuk tersebut dan tumpahlah air panas terkena ke badannya habis melecur kulit badannya. Berita ini terdengar kepada anakku yang telah berkahwin dan tinggal di daerah lain, maka ia jatuh pengsan hingga sampai menuju ajalnya. Dan kini aku tinggal sebatang kara di antara mereka semua.” Lalu Abul Hassan bertanya, “Bagaimanakah kesabaranmu menghadapi semua musibah yang sangat hebat itu ?” Wanita itu menjawab, “Tiada seorang pun yang dapat membezakan antara sabar dengan mengeluh melainkan ia menemukan di antara keduanya ada jalan yang berzeda. Adapun sabar dengan memperbaiki yang lahir, maka hal itu baik dan terpuji akibatnya. Dan adapun mengeluh, maka orangnya tidak mendapat ganti yakni sia-sia belaka.” Demikianlah cerita di atas, satu cerita yang dapat dijadikan tauladan di mana kesabaran sangat digalakkan oleh agama dan harus dimiliki oleh setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah dalam setiap terkena musibah dan dugaan dari Allah. Kerana itu Rasulullah s.a.w bersabda dalam firman Allah dalam sebuah hadith Qudsi,: ” Tidak ada balasan bagi hamba-Ku yang Mukmin, jika Aku ambil kekasihnya dari ahli dunia kemudian ia sabar, melainkan syurga baginya.” Begitu juga mengeluh. Perbuatan ini sangat dikutuk oleh agama dan hukumnya haram. Kerana itu Rasulullah s.a.w bersabda,: ” Tiga macam daripada tanda kekafiran terhadap Allah, merobek baju, mengeluh dan menghina nasab orang.” Dan sabdanya pula, ” Mengeluh itu termasuk kebiasaan Jahiliyyah, dan orang yang mengeluh, jika ia mati sebelum taubat, maka Allah akan memotongnya bagi pakaian dari wap api neraka.” (Riwayat oleh Imam Majah) Semoga kita dijadikan sebagai hamba Tuhan yang sabar dalam menghadapi segala musibah..inshaAllah.
[source: marufclub.com]

Sabar itu indah...

Renungilah firman ALLAH Taala dalam surah Al-Ma'arij-5:
Ertinya: Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.

Ada ketikanya kamu tertanya-tanya di dalam hatimu,
apakah keindahan yang terdapat di dalam sifat sabar itu?
Ia adalah keindahan jiwa yang tenang dan reda kepada
ALLAH...yang meyakini bahawa ia tidak memiliki sedikitpun
kekuatan...kerana segala sesuatunya berada di tangan
ALLAH...DIA pemilik segala sesuatu dan selainnya adalah
milikNya. Makhluk tidak mampu menolak dengan apa yang
telah ditentukan ALLAH.Dengan itu hati menjadi sabar,
tenang tanpa berkeluh kesah,bersedih apatah lagi bersu-
sah hati.

Bersabar atas kejadian yang menimpa itu indah
Sabar bermanfaat bagi kaum yang ditimpa kepedihan
Sabar sebagai sandaran ketika ditimpa musibah
Bila kamu ditimpa kesusahan sepanjang waktu

Manusia yang sabar akan dipenuhi keperluannya
Dia menuju pintu kebahagian
Kebaikan ada dalam kesabaran
Kesabaran pasti membuahkan hasil pahala

[source: tazkirahs.blogspot]

After a while...

aku masih di sini...

meneruskan sisa2 hidup, terus tabah & sabar....



Tuesday, April 26, 2011

SEDETIK LEBIH

Setiap nafas yang dihembus

Setiap degupan jantung

Aku selalu memikirkanmu

Dalam sedar dibuai angan

Dalam tidur dan khayalan

Aku selalu memikirkanmu

Ternyata ku perlukan cinta dari dirimu sayang

Barulah terasa ku bernyawa

Kasihku…ku amat mencintai kamu

Kerana kau beri erti hidup

Ku kan terus mencinta sedetik lebih selepas selamanya

Di kala penuh ketakutan dengan badai kehidupan

Ku bersyukur adanya kamu

Biarlah kehilangan semua yang dimiliki di dunia

Asal masih adanya kamu


Life is...

Always Be There - Maher Zain

Allahu Akbar [x8]

If you ask me about love
And what i know about it
My answer would be
It's everything about Allah
The pure love, to our souls
The creator of you and me
The heavens and the whole universe
The one that made us whole and free
The guardian of His true believers
So when the time gets hard
There's no way to turn
As He promised He will always be there
To bless us with His love and His mercy
Cuz as He promised He will always be there
He's always watching us, guiding us
And He knows what's in our little hearts
So when you lose your way
To Allah you should turn
Cuz as He promised He will always be there

He brings us out from the darkness into the light
Subhanallah capable of everything
Shouldn't never feel afraid of anything
As long as we follow His guidance all the way
Through our short time we have in this life
Soon it will all be over
And we'll be in His heaven and we'll all be fine
So when the time gets hard
There's no way to turn
As He promised He will always be there
To bless us with His love and His mercy
Cuz as He promised He will always be there
He's always watching us, guiding us
And He knows what's in our little hearts
So when you lose your way
To Allah you should turn
Cuz As He promised He will always be there

Allahu Akbar [x16]

So when the time gets hard
There's no way to turn
As He promised He will always be there
To bless us with His love and His mercy
Cuz as He promised He will always be there
He's always watching us, guiding us
And He knows what's in our little hearts
So when you lose your way
To Allah you should turn
Cuz As He promised He will always be there

Allahu Akbar [x12]

Wednesday, April 20, 2011

Sabar Menghadapi Ujian Hidup

Dan ada di antara manusia yang menyembah Allah dengan sikap dan pendirian yang tidak tetap, iaitu kalau ia beroleh kebaikan, senanglah hatinya dengan keadaan itu; dan kalau pula ia ditimpa fitnah kesusahan, berbaliklah ia semula (kepada kekufurannya). (Dengan sikapnya itu) rugilah ia akan dunia dan akhirat, itulah kerugian yang terang nyata. Ia menyeru dan menyembah makhluk-makhluk yang lain dari Allah, yang tidak dapat membahayakannya dan tidak dapat mendatangkan kebaikan kepadanya; itulah kesesatan yang jauh terpesong. Ia menyeru dan menyembah makhluk yang (dengan perbuatan demikian) mudaratnya lebih dekat dari manfaat yang diharapkannya; demi sesungguhnya seburuk-buruk penolong dan seburuk-buruk sahabat karib ialah makhluk yang diseru dan disembahnya itu. [Surah AlHajj :11-13]

Intisari ayat

Dalam ayat di atas, Allah S.W.T. menjelaskan bahawa orang yang tidak tetap imannya akan gembira apabila mendapat nikmat dan kebaikan. Sebaliknya akan murtad dan kafir apabila ditimpa bala bencana. Mereka sanggup menyembah selain Allah S.W.T. dengan harapan untuk melepaskan diri mereka daripada bala yang menimpa. Mereka akan mendapat kerugian di dunia dan di akhirat. Mereka termasuk dalam golongan yang sesat.

Huraian ayat

Allah S.W.T. menjadikan manusia dalam keadaan yang berbeza beza sama ada diberi kesenangan, kesusahan, kelemahan, kemiskinan, kelaparan dan sebagainya. Setiap yang diturunkan adalah untuk menguji keimanan seseorang hambaNya.

Tazkirah 2: Apabila Menghadapi Ujian Allah

Apabila kita diuji dengan kesakitan, Allah mahu memberitahu kita bahawa bagitulah susah dan menderitanya orang yang sedang sakit. Semoga kita menjadi orang yang bertimbang rasa; menziarahi dan membantu mereka yang menderita sakit. Orang yang sedang sakit, hatinya mudah terusik. Sesiapa saja yang datang dan memberi nasihat, InsyaAllah mudah
diterimanya. Bagaimana pula kalau kita diuji dengan kematian orang yang paling kita sayangi. Ujian ini sangaja didatangkan agar terasalah kita ini lemah; tiada kuasa untuk menolak etentuan Allah. Akan tertanamlah rasa kehambaan di dalam hati, sekaligus membuang rasa
bangga diri. Begitulah, sebenarnya Allah mahu kita sentiasa beringat-ingat. Agar dengan ujian itu, kita sebagai hamba akan datang untuk mengadu, mengharap, merintih belas ihsan, dan sentiasa merasakan hanya Allah tempat meminta segala-galanya. Ujian juga adalah untuk menilai sejauh mana keyakinan kita kepada Allah. Semakin diuji sepatutnya semakin bertambah iman kita, dan semakin hampir kita dengan Allah. Firman Allah dalam surah Al Imran; 142 yang bermaksud:

“Apakah kamu mengira bahawa kamu akan masuk syurga, pada hal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu dan belum nyata orang-orang yang bersabar.”

Firman Allah dalam Surah Az Zumar;10 yang maksudnya:

“Sesungguhnya diberi ganjaran orang sabar dengan pahala tanpa hisab.”

Allah takdirkan ujian demi ujian untuk memberi peluang kepada kita mendapatkan pahala sabar. Barangsiapa yang sabar dan redha tanpa mengeluh, merungut atau syurga. Oleh itu, apa salahnya Allah uji kita kerana hendak menyelamatkan kita di akhirat kelak! Berbeza pula halnya dengan ujian yang ditimpakan ke atas para Rasul, para nabi, wali-wali dan kekasih-kekasih Allah. Ujian ke atas mereka bermaksud untuk meninggikan darjat dan kedudukan mereka di sisi Allah. Sebab itu ujian yang mereka hadapi berat-berat belaka. Tatkala Rasulullah berdakwah ke Taif, masyarakat Taif bukan sahaja tidak menerima dakwah baginda, malah mencaci, menghina dan melempari baginda dengan batu dan najis. Para malaikat menawarkan diri untuk menghapuskan orang-orang yang berlaku durjana kepada baginda. Tetapi dengan tenang, baginda menjawab:

“Biarkan mereka, jangan diapa-apakan mereka kerana mereka tidak tahu, mereka masih jahil.”

Demikianlah, orang-orang yang tinggi taqwa dan keimananya; tidak mengeluh apabila diuji. Berbeza dengan golongan orang awam seperti kita ni, apabila diuji kita mudah jahat sangka dengan Allah dan berdendam dengan orang yang mendatangkan ujian kepada kita. Walhal bukan orang itu yang hendak menyusahkan kita, tetapi hakikatnya Allah. Allah yang hendak uji kita, menggunakan orang itu sebagai perantaraan. Jadi, tanyalah Allah kenapa kita diuji….

Tazkirah 1: Apabila Menghadapi Ujian Allah

Ujian adalah guru yang tidak bercakap, tetapi ia sangat mengajar dan mendidik. Ujian terkecil apalagi terbesar adalah takdir Allah. Yang mempunyai maksud tertantu. Kerana jahilnya kita, apabila ditimpa ujian samada secara langsung dari Allah atau melalui orang lain, kita mula elatah. Terasa Allah tidak adil, sengaja hendak menyusahkan kita. Atau kita menyalahkan orang yang mendatangkan ujian tersebut. Hati berdendam hati buruk sangka pada Allah yang mendatangkan ujian itu.

Allah Maha Pengasih; jauh sekali Allah takdirkan ujian hanya untuk menyusahkan hamba-Nya. Marilah kita sama-sama cungkil hikmah di sebalik ujian yang ditimpakan. Ujian sebenarnya melatih kita untuk mendapatkan sifat-sifat yang terpuji. Sabar, redha, tawakkal, baik sangka, mengakui diri sebagai hamba yang lemah, mendekatkan diri dengan Allah, harapkan ertolongan Allah, merasai dunia hanya nikmat sementara dan sebagainya. Berasa diri berdosa adalah juga sifat terpuji. Sebab itu bagi orang yang sudah banyak melakukan dosa atau
lalai daripada mengingati Allah, maka Allah datangkan ujian kesusahan kepadanya. Supaya hamba-Nya tadi tidak tenggelam dalam dosa dan noda. Kadangkala Allah dedahkan dosa yang dilakukan hingga ramai orang tahu. Bukan untuk menghinakan kita tetapi untuk memberi
ingatan supaya kita bertaubat. Dan tidak meneruskan perbuatan dosa itu sehingga bila-bila Ujian juga bermaksud qisas (pembalasan) ke atas dosa-dosa kita. Setiap perbuatan dosa mesti dihukum, samada di dunia atau di akhirat (kecuali kita telah bertaubat sungguh-sungguh sehingga Allah mengampunkan dosa itu).

Bagi orang yang Allah kasih, di dunia lagi Allah hukum, tidak di akhirat. Yakni dengan didatangkan kesusahan, penderitaan, kesakitan, kemiskinan, kehilangan pengaruh dan sebagainya. Sekiranya kita boleh bersabar dan redha, maka itulah ganjaran pahala untuk kita. Sebaliknya kalau kita tidak boleh bersabar dan tidak redha, malah merungut-rungut, mengeluh dan memberontak, hanya akan menambahkan lagi dosa kita. Begitulah Allah Yang Maha Pengasih kepada hamba-hambanya, tidak mahu hukum kita di akhirat, kerana penderitaan di Neraka berpuluh-puluh kali ganda lebih dahsyat daripada penderitaan di dunia. Sekiranya
kita telah dihukum di dunia lagi, kita patut bersyukur kerana apabila kembali ke akhirat, kita telah bersih daripada dosa. Adakalanya, kita ditimpakan kesempitan hidup. Sengaja Allah takdirkan demikian kerana Allah sayang pada kita. Allah hendak melatih kita menjadi orang yang bersabar dan redha dengan takdir-Nya. Mungkin kita akan sombong dan bakhil kalau dikurniakan harta melimpah ruah, maka Allah didik kita dengan kemiskinan.

[sumber: http://www.magnifix.com.my/ashairah]

Pasrah lagi

Ujian dari Allah...........aku sabar
aku pasrah...
aku sentiasa berdoa, smoga Allah panjangkan usia, kurniakan kekuatan & kebahagiaan dlm hidupku hari2 akan datang...

Kebahagiaan seketika cuma..
smoga rahmat & hidayah yg lebih baik datang dr Allah selepas ini.

Sabarlah hati......

Thursday, April 07, 2011

The Three Steps to Forgiveness

How many of us find our lives poisoned by the inability to forgive?
We know how difficult it is to cultivate inner peace without
forgiveness, and yet many of us find ourselves holding on to anger
and resentment instead.

This simple approach to forgiveness invites us to begin thinking
about the issue in a different way. Find out the three “A’s”
of forgiveness, and begin the process:

1. AWARENESS
What is denied cannot be forgiven.
Awareness of our inner world is as important as awareness of our outer world.
Our egos will fight our attempts to become more aware of our darker sides.
Watch thoughts without judgment–develop a “compassionate witness.”
The ability to watch thinking means we are not our thoughts.

2. ACCEPTANCE
What you resist persists.
Acceptance dissolves guilt.
Acceptance invites healing and change.
Change is feared and can block forgiveness.

3. ASKING FOR HELP
Awareness and acceptance are our responsibility.
A genuine desire for peace invites healing.
Our inner guide completes the forgiveness process and will choose the form forgiveness takes: our job is to surrender to its guidance.

Something has to die in order for us to begin to know our truths.
–Adrienne Rich

Adapted from The Findhorn Book of Forgiveness, by Michael Dawson (Findhorn Press, 2003).

Healthy Life: Eight reasons to drink coffee

According to research, the potential benefits of caffeine for maintenance of proper brain functioning has only recently begun to be appreciated. Proper brain functioning? Those of us who stumble blindly, mumbling unintelligibly, from bed to coffee pot first thing in the morning already appreciate the effect of caffeine on proper brain functioning -- but the benefits now seem to be further-reaching than the need to simply shake off the morning cobwebs.

In a study published in a special supplement to the Journal of Alzheimer’s Disease, researchers explored the potential benefits of caffeine and found substantial evidence that it may be protective against the cognitive decline seen in dementia and Alzheimer’s disease.

For the study (“Therapeutic Opportunities for Caffeine in Alzheimer’s Disease and Other Neurodegenerative Diseases”) a group of international experts looked into the effects of caffeine on the brain. The result was a collection of original studies exploring a number of topics ranging from molecular targets of caffeine, neurophysiological modifications and adaptations, to the potential mechanisms underlying the behavioral and protective actions of caffeine in distinct brain pathologies.

Here’s a brief summary of what they found:

1. Caffeine has a positive effect on cognition, memory performance, and the ability to complete complex tasks.

2. An inverse association between regular caffeine consumption and the incidence of Parkinson’s disease was found -- in other words, caffeine looks to be protective against Parkinson’s disease.

3 . The consumption of moderate amounts of caffeine was seen to decrease the cognitive decline associated with aging, as well as the incidence of Alzheimer’s disease.

4. Caffeine prevented motor deficits, normalized brain function, and prevented brain degeneration.


Other studies have shown:

5. Caffeine improves a sense of well-being, happiness, energy, alertness and sociability.

6. Caffeine enhances aerobic endurance.

7. Consumption of coffee can lead to a decreased risk of Type 2 diabetes.

8. Coffee has a whopping amount of antioxidants -- on average, Americans receive 1,299 milligrams of antioxidants from their 1.64 cups of daily coffee. The closest competitor was tea at 294 milligrams. Rounding out the top five sources were bananas, 76 milligrams; dry beans, 72 milligrams; and corn, 48 milligrams.


Concerns about coffee?
Some of the concerns about coffee include heart disease hypertension, cancer, and leaching of calcium. A New York Times’ article in 2008 debunked many of these myths and found this: An analysis of 10 studies of more than 400,000 people found no increase in heart disease among daily coffee drinkers, whether their coffee came with caffeine or not. A study of 155,000 nurses, women who drank coffee with or without caffeine for a decade were no more likely to develop hypertension than non-coffee drinkers. An international review of 66 studies last year, scientists found coffee drinking had little if any effect on the risk of developing pancreatic or kidney cancer. Coffee and tea drinkers who consume the currently recommended amount of calcium need not worry about caffeine’s effect on their bones. (And of course, if you have concerns about coffee, be sure to check with your doctor.)

How to Brew the Greatest Greenest Cup
Coffee enthusiasts swear by the press pot, aka the French Press, popularized in the United States by Bodum. Press pot brewing retains more of coffee’s flavor and essential oils that might otherwise be filtered out by a paper filter.

In terms of energy efficiency, the manual press pot requires only the energy to heat the water (an electric kettle is most efficient). Americans spend $400 million annually on electricity for their coffeemakers -- press pots, virtually nothing. For a detailed tutorial on how to brew the best press pot coffee, let the The Coffee Geek show you how.

When selecting your coffee, opt for Fair Trade, organic, or shade grown–coffees farmed with these farmer and planet-friendly systems are becoming increasingly available in the mainstream marketplace.

Healthy Living: Spice it up with turmeric

It is back to the future for ancient herbal remedies being re-examined by modern medicine for their legendary therapeutic properties. Turmeric is what imparts the characteristic vibrant yellow hue to curry and is an ancient spice highly prized as one of the most versatile of natural remedies.

This powerful antioxidant and anti-inflammatory has long been used in Chinese and Ayurvedic medicine to treat maladies ranging from digestive upsets to arthritis. Curcumin is the principal component in turmeric and has been the subject of numerous studies as a treatment for a broad range of maladies.

Cancer -- Curcumin has potent antioxidant properties shown to reduce swelling and inflammation and is explored for its benefits in the treatment and prevention of a number of cancers, including colon, prostate and breast cancer.1 Researchers are studying curcuminoids because inflammation is implicated in cancer.

Arthritis -- Curcumin performs as well as traditional anti-inflammatory drugs for rheumatoid arthritis, osteoarthritis and post-operative inflammation; resulting in significant improvement while producing no side effects.2

Liver disease -- Turmeric has long been considered a natural liver detoxifier, and the latest research suggests curcumin may slow the progress of liver diseases. Researchers examined how a pinch of turmeric protected mice from inflammation in their bile channels from liver damage.3 These early stage findings indicate that liver damage; jaundice and scarring were all diminished by curcumin.

Alzheimer’s disease -- A growing body of evidence indicates that curcumin can play an essential role in the treatment of Alzheimer’s disease (AD). Studies suggest that active ingredients in turmeric boost the activity of the immune system in AD patients, which helps to clear the beta amyloid plaques, characteristic of this neurodegenerative disease.4

Coronary heart disease -- Curcumin, a potent antioxidant, has been shown to lower cholesterol, which builds up in plaques that damage blood vessels and can lead to heart attack or stroke.5 Turmeric is also a good source of vitamin B6, which is necessary for controlling high homocysteine levels in the blood, which pose a significant risk for blood vessel damage, plaque build-up and heart disease. A diet high in vitamin B6 is associated with a reduced risk of heart disease.

Diabetes -- Studies have shown that the antioxidant and anti-inflammatory properties of curcumin may be an effective treatment for type2 diabetes. Scientists investigating the effect of curcumin on diabetes found curcumin to be a potential glucose-lowering agent and antioxidant with merit for type2 diabetes.6

Cystic fibrosis -- Cystic fibrosis (CF) is a life-threatening genetic disease. Scientists are investigating the ability of curcumin to correct a mutation of a particular gene called CFTR and improve lung function in patients with Cystic Fibrosis.7 In a study at Yale University School of Medicine, curcumin was shown to correct cystic fibrosis defects and significantly cut deaths among mice with the disease.8 The discovery prompted the Cystic Fibrosis Foundation to fund further studies with patients.

Turmeric is related to ginger and often recommended to improve digestion. In India, women use turmeric paste to remove excess body hair and as a home remedy for sunburn. From heartburn to sunburn peptic ulcers and gallstones, the home remedies for turmeric over the ages are too numerous to mention.

While scientists continue to explore the amazing health benefits of this ancient remedy, include this golden spice in your diet to improve your health and perk up your palate.

Friday, April 01, 2011

10 Ways To Get Your Marriage on Track

First comes love, then comes marriage, then comes happily ever after. End of story, right? Not quite… While it’s true that couples relax a bit after they think they’ve nabbed the matrimonial Holy Grail, the reality is that they may also find themselves dumbfounded if their fairytale starts slipping away. “Many people think that marriage is about marrying the right person, so when things go wrong, they automatically go to the ‘Crap, I accidentally married the wrong person’ place,” says Alisa Bowman, author of Project: Happily Ever After. “Although you do want to marry someone you are basically compatible with, marriage has a lot less to do with marrying the right person than it has to do with doing the right things with the person you married.” In other words, relationships are a constant work in progress. To keep the happy connection that made you say “I do” in the first place—or maybe even create a newer-and-improved version—try out these 10 tips to rehab your romance.

1. Nurture yourself.
Marriage is about giving, but don’t make the mistake of giving too much. “To have a good marriage, you need to be a good you,” says Bowman. “Learn how to prioritize and put boundaries around activities that keep you healthy and whole—activities like rest, relaxation, fitness and time with friends.” In other words, remember that scheduling “me” time into your day is not selfish, it’s a necessity. It will strengthen your relationship because you’ll have a saner version of “you” to bring to the “us” equation.

2. Define your problems.
Spend some time looking at your relationship and figure out which parts work and which parts don’t. Bowman suggests that you take a moment to imagine a perfect day in your perfect relationship. What would this look like? How would you and your partner interact? Then create a plan of how you might get from point A (your current reality) to point B (that perfect day). Write it down if you need to, then start breaking the issues into bite-size pieces and tackling them one at a time. Before you know it, there will only be a few bite-size problems left.

3. Make a financial plan together.
Money is one of the biggest stressors in a marriage. Couples worry and argue about it constantly. If you find you and your spouse are starting to badger each other over the bottom line, it’s time to have a penny-pinching powwow. “We are all guilty of something economists call ‘passive decision-making,’ which just means defaulting to the easy option,” says Jenny Anderson, coauthor of Spousonomics: Using Economics to Master Love, Marriage, and Dirty Dishes. “Couples need to make an active plan about how they will manage their money: Combine it? Separate it? Create a joint account and keep some separate? Whatever the decision, both people have to be part of the decision to do it and then figure out what needs to be done to keep the system humming.”

4. Use the three-sentence rule.
When you need to ask your partner for something that could be misconstrued as nagging, keep the request at three sentences—max. “The art of being assertive without coming off as aggressive lies in being succinct and using a warm tone of voice and body language,” says Bowman. “When you keep your requests to three sentences or fewer, it’s almost impossible to blame, use sarcasm or use put-downs.” It’s also a lot more likely that you’ll get your point across without losing your spouse’s attention. Make your request with a smile. Be sincere and encouraging. You might even rest your hand on his thigh as you say, “Honey, the house is a mess and I am exhausted. Could you help me clean this place up? I could really use your help.”

5. Take your fighting gloves off.
Don’t duke it out. Instead, consider taking a time-out. “There's a concept called 'loss aversion' in economics, which simply means we really hate to lose. And when we think we are losing, we fight like there is no tomorrow to try to win,” says Anderson. “It happens when couples talk about hot-button issues like sex, housework, money or the kids. If either person thinks he or she is losing, he or she will ratchet up the stakes and escalate the issue.” The next time you see a spousal spat going to a not-so-happy place, take a break and revisit the subject when neither one of you feels overwhelmed by the topic.

6. Just do it.
Yes, by “do it” we mean have sex. Intimacy is an important part of a vital relationship, and one of the first areas to suffer if feelings are floundering. But sexual encounters can also be one of the quickest ways to reconnect and rekindle with your partner. “Of the many forms of couple intimacy—a smile across a room, a kiss, a touch—sex has the potential to be the most powerful positive physical experience most of us enjoy,” says Joel D. Block, PhD, coauthor of Sex Comes First: 15 Ways to Save Your Relationship…Without Leaving Your Bedroom. “This is especially true if sex results in emotional fulfillment, better communication, security and reassurance."

7. Burn your grudges.

It’s time to set some bad memories on fire. Literally. Sometimes hanging on to those “Do you remember the time you did such and such?” moments are the things that lead to relationship sabotage. Instead of carrying grudges around forever, torch them. “Write them all down on a piece of paper. Then set a timer for a certain amount of time. It might be 10 minutes. It might be 30. It might be the whole day. The point is: Give yourself as long as you need to really wallow in the misery of these grudges. Savor them. Get angry about them. Mutter about them. Do whatever you need to do to get sick and tired of them,” says Bowman. “Once you are done, say, ‘I will not think about these anymore. These grudges have lost their usefulness.’” Then take a match and burn them.

8. Don’t be overly confident.
Overconfidence can lead to complacency, which is not good for any relationship. According to Anderson, in a survey published in August 1993 in the journal Law and Human Behavior, couples who had recently applied for a marriage license were asked to estimate the average rate of divorce. Almost uniformly, they accurately predicted about 50 percent. Then they were asked to estimate the chances that they would get divorced. They answered zero percent. The problem with this statistic is that, if there is no perceived risk of failure, no “work” is put into maintaining the relationship—until it’s suddenly faltering. Don’t let yourself gloss over the little things. Don’t forget to make an effort to keep your romance alive. Don’t find yourself in a situation where you realize that you could have done more…when it’s already too late.

9. Write your spouse’s eulogy.
This one isn’t as macabre as it sounds. It’s more of an exercise in appreciation. Bowman suggests that you work on it a little at a time as a way to notice what your spouse does right (since these are the things you’d likely eulogize him with, not the negatives). “Think back over the years you’ve known this man. When did he make you laugh? When did he make you cry tears of joy? When did he surprise you? When did he feed the cat because the smell of cat food makes you want to hurl? Put it in the eulogy,” says Bowman. “The funeral fantasy will help you remember to appreciate your spouse.”

10. Remind yourself you have a choice to stay married.
Many people stay in troubled marriages because they believe they have no other choice. “They think that they are stuck, and they blame this sensation of being stuck on their spouse. But if you are stuck, it’s your fault and not your spouse’s,” says Bowman. That fact is, “you are not stuck; you have choices. Three of them: Do nothing and remain miserable; face your fears and try to save your marriage; ask for a divorce.” Choose to either be married or not. Make a choice. And wake up every morning and make that choice again. The surest path to happiness is knowing that you are not a helpless damsel in distress, but rather a woman who can make her own decisions. You have the choice to live happily ever after.



Original article appeared on WomansDay.com

Thursday, February 17, 2011

STARTING NEW.................aftermath @ afterlife?

Meanings: [sources frm Oxford dictionary]

a) Afterlife: (in some religions) life after death
* hidup sesudah atau selepas mati

b) Aftermath: the consequences of an unpleasant event
* akibat; kesan selepas sesuatu berlaku

-------------------------------------------

rasanya perkataan "aftermath" sesuai digunakan...setelah beberapa lama tidak jd blogger, rasanya aku harus KEMBALI menulis... bukan utk orang lain, tetapi utk diri sendiri dan tatapan anak cucu di kemudian hari..inshaAllah [jika panjang umur..]

Friday, June 18, 2010

END OF LIFE story...

ini mungkin cerita yg terakhir..
setelah 4 (empat) tahun menulis blog (bermula 16 Jun 2006), dah tiba masanya utk berehat selamanya.
tiada lagi akan datang sebab... this blog will b TERMINATED soon.
kena hormat dgn arahan 'hubby' a.k.a abg wan (3 bulan menyulam cinta baru yg mengasyikkan, berlandaskan keimanan & kasih syg yg ikhlas. Semoga perancangan kami akan dirahmati & diredhai Allah SWT hendaknya. Terima kasih abang. "i want nobody, nobody.. but YOU!" our trademark..hehe).

Titik nokhtah bermula dgn terpadamnya segala kenangan lama... bermula lah episod BARU YANG INDAH dalam hidupku.. alhamdulillah..
harap semua orang paham & tiada komen lagi.

Selamat menulis, mohon maaf jika ada nama2 di dalam blog ini tercatat @ dipamerkan tanpa kebenaran. Penulisan saya berdasarkan dari hati dan pengalaman, mungkin ada perkara yg boleh dikongsi bersama. Yang baik datangnya dari ALLAH SWT dan yg buruk itu datangnya dari diri saya sendiri.

Selamat berbahagia & doakan kebahagiaan saya jugak...